Friday, 28 July 2017 - Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu libur
Home » Blog » Bagaimana jika terjadi Serangan Jantung ?
Keranjang Belanja Anda
Jumlah Barang : pcs
Jumlah Nama Barang Total
0 Rp 0,00
keranjang anda kosong

* Klik tombol di bawah ini untuk menyelesaikan pemesanan.

Bagaimana jika terjadi Serangan Jantung ?

18 October , 2015 , Category : Blog
obat sakit jantung

obat sakit jantung

Antisipasi Serangan terhadap Jantung anda

Penyakit jantung menghampiri jutaan orang setiap tahun dan menjadikannya sebagai penyebab utama kematian bagi pria dan wanita, bahkan satu dari tiga kematian di Amerika Serikat dikaitkan dengan penyakit ini. Beberapa waktu yg lalu, sekitar 920.000 orang Amerika berpotensi terkena serangan jantung  dan hampir setengahnya terjadi tiba-tiba tanpa peringatan. Ingat, hal paling penting yang menjadi gejala paling umum dari penyakit jantung sebenarnya adalah kematian mendadak. Serangan jantung terjadi ketika bagian dari otot jantung Anda mulai mati, dan bahkan jika Anda bertahan, jaringan parut yang dihasilkan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang parah di kemudian hari.

Pandangan konvensional menyatakan bahwa masalah utama penyakit jantung terjadi pada arteri yang berhubungan dengan penyumbatan aliran darah dari penumpukan plak.
Tapi bagaimana jika premis ini tidak benar?

Kebanyakan ahli percaya bahwa sebagian besar serangan jantung terjadi akibat penyumbatan di salah satu dari empat arteri utama, namun Thomas S. Cowan, MD (seorang ahli jantung) menantang gagasan ini dalam sebuah artikel yang ditampilkan pada bulan Desember 2014.

Dr Cowan membuat argumen yang kuat bahwa serangan jantung disebabkan oleh kerusakan dalam sistem saraf pusat (CNS) – yaitu sebuah ketidakseimbangan antara cabang-agak simpatis dan parasimpatis daripada arteri tersumbat dan aliran darah terganggu.

DR. Cowan menyajikan bukti kuat bahwa arteri lebih dari 90 persen diblokir, di hampir semua kasus, mengimbangi penyumbatan dengan membentuk suplai darah kolateral.

Dengan kata lain, tubuh manusia secara alami melakukan tindakan pemblokiran jika terjadi penyumbatan atau gangguan aliran darah. Hal ini menjelaskan mengapa sebagian besar angioplasty dan operasi hanya memberikan manfaat minimal bagi kebanyakan orang.

Menurut Dr Cowan, sebagian besar serangan jantung terjadi sebagai akibat dari mekanisme berikut: terjadinya penurunan aktivitas penyembuhan dari sistem saraf parasimpatis dari waktu ke waktu, biasanya diakibatkan dari stres kronis.

Kemudian stressor emosional yang kuat mengaktifkan respon tetapi tidak ada respon parasimpatis untuk mengkompensasi.

Hal ini menyebabkan pelepasan terkendali adrenalin, yang memecah sel-sel miokard dan mengganggu metabolisme mereka, merampas sumber bahan bakar normal bagi jantung yang pada gilirannya hal ini mengganggu kemampuan jantung untuk berkontraksi dan ketika itulah serangan jantung terjadi.

Menurut Dr Cowan, serangan jantung biasanya terjadi tanpa gangguan pada aliran darah. Jadi murni otot jantung sendiri yang mengalami masalah-bukan arteri.

Enam Pilihan Untuk Jantung Kita

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American College of Cardiology, para wanita muda yang mengikuti dan menganut enam pedoman gaya hidup sehat, memiliki peluang menurunkan resiko penyakit jantung mereka sampai dengan 92%. Itulah obat sakit jantung yang paling baik, yaitu bergaya hidup sehat. Penelitian tersebut diikuti oleh perawat selama dua dekade dengan usia peserta dimulai dari sekitar 37 tahunan.

Berdasarkan pada data tersebut, peneliti memperkirakan bahwa lebih dari 70% dari serangan jantung dapat dicegah dengan menerapkan beberapa hal berikut:
1. Diet Sehat.
2. Menjaga Lemak Tubuh.
3. Berolah raga setidaknya 2,5 jam setiap minggu (minimal).
4. Menonton televisi hanya tujuh jam-an atau kurang per minggu
5. Tidak merokok.
6. Tidak mengkonsumsi alkohol.

Tak satu pun dari faktor-faktor ini bisa datang dengan sendirinya, namun jika dilakukan secara konsisten, maka dampaknya secara kolektif akan mengesankan untuk jantung anda. Hasil penelitian ini melengkapi penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa kebiasaan kesehatan yang sama bisa mencegah hampir 80 persen dari serangan jantung pertama kali nya yang bisa terjadi pada seorang pria.

Rasio pinggang-pinggul juga perlu diperhatikan sebab itu adalah prediktor resiko yang handal karena mencerminkan lemak visceral. Rasio pinggang-pinggul juga lebih dapat diandalkan dan lebih akurat dibandingkan persentase lemak tubuh.

pencarian dari google

Penyakit Stroke

27 October , 2015 , Kategori : Blog
Penyakit Stroke

Mengenal Penyakit Stroke   Prevalensi penyakit mematikan tertinggi di Indonesia berasal dari gangguan kardiovaskular terkait jantung dan pembuluh darah, tidak hanya berada di kota besar melainkan juga merata hingga kota kecil di banyak daerah pedesaan. Menurut survey Badan Penelitian dan... baca selengkapnya

Bagaimana jika terjadi Serangan Jantung ?

18 October , 2015 , Kategori : Blog
Bagaimana jika terjadi Serangan Jantung ?

Antisipasi Serangan terhadap Jantung anda Penyakit jantung menghampiri jutaan orang setiap tahun dan menjadikannya sebagai penyebab utama kematian bagi pria dan wanita, bahkan satu dari tiga kematian di Amerika Serikat dikaitkan dengan penyakit ini. Beberapa waktu yg lalu, sekitar... baca selengkapnya

* klik gambar produk
danshengoji-160x600.jpg